KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Nomor : 422/217/PK/2020 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PROSES PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA), SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK), DAN SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) PADA MASA TATANAN NORMAL BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021

Kesiapan Sekolah 1. Sekolah yang berada pada Zona Kuning, Oranye, dan Merah tetap melaksanakan pembelajaran di rumah; 2. Sekolah yang berada pada Zona Hijau melakukan tatap muka dengan mempertimbangkan kemampuan peserta didik untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak (physical distancing); 3. Sekolah wajib mengisi daftar periksa pada laman data pokok pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menentukan kesiapan satuan Pendidikan; 4. Sekolah yang belum memenuhi semua daftar periksa dan/atau kepala sekolah menyatakan belum siap, maka tidak dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Pembelajaran tatap muka di sekolah yang berada di Zona Hijau dilaksanakan melalui 2 (dua) fase yaitu: 1. Masa Transisi a. Berlangsung selama 2 (dua) bulan sejak dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah; dan b. Jadwal pembelajaran mengenai jumlah hari dalam seminggu dan jumlah jam belajar setiap hari dilakukan dengan pembagian rombongan belajar (shift) atau sistem silang kelas yang ditentukan oleh sekolah dan disetujui dinas dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan. 2. Masa Tatanan Normal Baru Setelah masa transisi selesai, apabila daerahnya tetap dikategorikan sebagai daerah Zona Hijau maka satuan pendidikan masuk dalam masa tatanan normal baru.

Juknis-Pembelajaran-di-Tatanan-Normal-Baru-Final

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »