SMA SWASTA ISLAM MUTHMAINNAH ENDE KEMBALI MEMBERLAKUKAN PEMBELAJARAN DARI RUMAH (BDR)

SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende, kembali memberlakukan Pembelajaran Dari Rumah (BDR), terhitung mulai tanggal 24 Agustus 2020 hingga tanggal 29 Agustus 2020. Setelah selama satu bulan melaksanakan kembali Pembelajaran Tatap Muka di sekolah dengan sistem shift kelas, nomor genap dan ganjil.

Pembelajaran Dari Rumah (BDR) kembali diberlakukan akibat ditetapkan kembali Kabupaten Ende sebagai kabupaten berzona merah karena 3 (tiga) orang yang telah teridentifikasi positif Covid-19.

Informasi tentang Pembelajaran Dari Rumah (BDR) untuk siswa-siswi SMA Islam Muthmainnah Ende, tertuang dalam Surat Edaran Nomor 568/SMAIM/S.2/VIII/2020, tanggal 23 Agustus 2020, tentang Belajar Dari Rumah ( BDR ).

Surat ini ditandatangani oleh Kepala SMA Swasta Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga.

Dalam surat tersebut tertulis bahwa hal ini menindaklanjuti Peraturan Gubernur Nusa tenggara Timur Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal baru di Provinsi Nusa tenggara Timur dan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor : 422/217/PK/2020 tentang Petunjuk Teknis Proses Pembelajaran  Pada Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Pada Masa Tatanan Normal Baru Tahun Pelajaran 2020/2021.

Berdasarkan hal tersebut dinilai perlu kembali dilaksanakan Pembelajaran Dari Rumah (BDR) di SMA Islam Muthmainnah Ende, akan tetap dilanjutkan dari tanggal 24 Agustus 2020 hingga tanggal 29 Agustus 2020.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan kembali dilaksanakan tanggal 31 Agustus 2020 atau menunggu kondisi memungkinkan untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), dengan tetap menggunakan sistem shift kelas atau sistem tukar kelas.

Dalam surat itu pula orang tua dan siswa dihimbau untuk tetap mendukung program pemerintah yaitu mengikuti protokol pemerintah, antara lain jaga jarak, jangan bersentuhan tangan / berjabatan tangan dan atau bersalaman, hendaknya selalu menghindari kerumunan banyak orang, selalu mencuci tangan pakai sabun, dan selalu mengenakan MASKER.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »