Wakil Bupati Ende Drs. H.Djafar H. Achmad,MM, meresmikan Pembukaan Turnamen Muthmainnah Cup VIII Tahun 2017

 

 

Pembukaan Turnamen Muthmainnah Cup VIII Tahun 2017 yang digelar di Stadion Syuradikara Ende, Selasa (14/11), berlangsung aman dan lancar. Walau sempat diguyur hujan sebelumnya, namun antusias peserta upacara dan penonton dari masing-masing sekolah tidaklah sirna. Tampak penonton  dan peserta upacara berdatangan memenuhi stadion SMA Syuradikara Ende.
Sajian pembukaan Turnamen Muthmainnah Cup VIII Tahun 2017 berlangsung sederhana dan lebih mengedepankan bentuk edukatif, dan mengajak partisipasi aktif para penonton. Semarak upacara pembukaan didukung cuaca sejuk. Walau hujan turun rintik-rintik, tetapi tidak  mengurangi semangat peserta upacara yang semuanya adalah siswa SMA/SMK dan MA se kota Ende. Tampak peserta upacara cukup antusias mengikuti upacara pembukaan.

Pantauan Tim berita Sumur, tampak hadir dalam Upacara Peresmian turnamen dimaksud, antara lain, Kapolres Ende, Camat Ende Tengah, Lurah Onekore, Kepala SMA Islam Muthmainnah Ende, para Kpala SMA/SMK/MA se kota Ende, dan para undangan lainnya.

Wakil Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM, dalam arahannya saat Meresmikan Pembukaan Turnamen dimaksud, mengatakan Olahraga sepak bola sebagai salah satu olahraga yang menjadi primadona bai masyarakat kita. Kehadiran turnamennya sangat ditunggu masyarakat.  Turnamen Muthmainnah Cup adalah salah satu turnamen yang ditunggu-tunggu oleh siswa SMA/SMK dan MA. Olahraga Sepak Bola rawan dengan konflik, baik antara seama pemain, oficial maupun suporter. Pemicu konflik bervariasi  bisa terjadi dalam lapangan maupun di luar lapangan. Seharusnya dengan Sepak Bola membuat pemain, suporter ataupun oficial mejadi semakin sportif dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi. Oficial jangan memprovokasi pemain dalam lapangan untuk bermain keras dan lain-lain.

Dihadapaan ratusan pemain dan para undangan Wakil Bupati Ende, menyatakan bahwa beliau cukup kecewa mengapa pertandingan ini tidak dilakukan di Stadion Marilonga. Lanjut beliau, bahwa Kabupaten Ende sudah memiliki stadion yang bagus dan seharusnya anak-anak muda (anak-anak sekolah, red) ini bertanding di Stadion Marilonga. Kalau bisa, babak 8 besar dan seterusnya nanti, harus dipindahkan ke Stadion Marilonga, supaya anak-anak bisa merasakan main di Stadion Marilonga. Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berharap kepada para wasit agar bisa memimpin pertandingan dengan penuh kejujuran, tegas, obyektif dan profesional dan hindarkan sebisa mungkin keputusan yang bisa menimbulkan konflik.

Setelah upacara pembukaan dilanjutkan pertandingan perdana antara juara bertahan SMK Ekoae dan SMAN 2 Ende yang diawali dengan tendangan perdana oleh Wakil Bupati Ende. Pertandingan perdana antara SMK Ekoae vs SMAN 2 Ende, dengan kedudukan akhir 2-2. Pertandingan perdana ini dipimpin oleh wasit utama Husni, dan wasit garis, Yos dan Anwar. (@2017: Sumur)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »